Beberapa
waktu lalu, situs www.channelnewsasia.com
memberitakan akan dioperasikannya monorel pertama di India, tepatnya di kota
Mumbai. Pembangunan monorel ini menelan biaya kurang lebih 500 juta Dollar AS, bertujuan
memperbaiki sistem transportasi cepat di kota berpenduduk terbanyak di India
itu. Monorel ini akan menjadi yang kedua terbesar di dunia, melengkapi layanan jalur
kereta api, serta mempercepat
konektivitas antar destinasi.
Surendra Vishwakarma, seorang warga
Mumbai, mengungkapkan rasa optimisnya. Menurutnya, monorel ini akan sangat
bermanfaat untuk orang awan seperti dirinya. Otoritas Pembangunan Wilayah
Metropolitan Mumbai (MMRDA) mengatakan bahwa di dalam kereta monorel ini
disediakan tempat khusus wanita sehingga mereka dapat melakukan perjalanan
dengan aman dan nyaman.
Apakah monorel ini dapat menjadi bagian dari solusi permasalahan lalu lintas dan transportasi di Mumbai?Masih harus dibuktikan. Yang jelas, India saat ini sedang giat-giatnya membangun infrastruktur. Pemerintah negeri itu belum lama ini menyetujui anggaran sebesar satu triliun Dollar AS untuk pembangunan infrastruktur selama lima tahun ke depan. Buruknya infrastruktur dituding sebagai biang keladi melambatnya pertumbuhan ekonomi India akhir-akhir ini. Padahal, selama satu dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi India termasuk yang tertinggi di dunia.
Apakah monorel ini dapat menjadi bagian dari solusi permasalahan lalu lintas dan transportasi di Mumbai?Masih harus dibuktikan. Yang jelas, India saat ini sedang giat-giatnya membangun infrastruktur. Pemerintah negeri itu belum lama ini menyetujui anggaran sebesar satu triliun Dollar AS untuk pembangunan infrastruktur selama lima tahun ke depan. Buruknya infrastruktur dituding sebagai biang keladi melambatnya pertumbuhan ekonomi India akhir-akhir ini. Padahal, selama satu dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi India termasuk yang tertinggi di dunia.
Forum Ekonomi dunia atau World Economic Forum (WEF) telah
menetapkan infrsstruktur sebagai salah satu kriteria daya saing sebuah negara.
WEF mendefinisikan daya saing sebagai sekumpulan institusi, kebijakan, dan
faktor yang menentukan tingkat produktivitas sebuah negara. Semakin tinggi
produktivitas, semakin makmur sebuah negara.
Ketersediaan Infrastruktur seperti
jalan raya, rel kereta api, air, listrik, telekomunikasi, pelabuhan laut, dan
bandar udara tentu akan memudahkan orang berbisnis. Sebagai contoh, berkat
jalan raya yang mulus, produk akan lebih cepat sampai di tujuan. Kualitas
produk akan terjaga, tidak membusuk. Produk tidak akan tertahan lebih lama
sebelum tiba di tempat pelanggan. Karena
tidak harus melewati jalan yang rusak, biaya bahan bakar kendaraan menjadi
lebih murah. Kualitas kendaraan pengangkut barang akan lebih awet.
Contoh berikutnya adalah jaringan telekomunikasi. Dengan adanya jaringan telepon dan internet yang andal, perusahaan dapat mempromosikan barangnya dengan lebih cepat, mudah, murah dan menjangkau khalayak yang lebih luas. Demikian pula halnya dengan proses surat-menyurat. Arus keluar-masuk informasi lebih cepat sehingga perusahaan dapat segera mengetahui situasi terkini.
Contoh berikutnya adalah jaringan telekomunikasi. Dengan adanya jaringan telepon dan internet yang andal, perusahaan dapat mempromosikan barangnya dengan lebih cepat, mudah, murah dan menjangkau khalayak yang lebih luas. Demikian pula halnya dengan proses surat-menyurat. Arus keluar-masuk informasi lebih cepat sehingga perusahaan dapat segera mengetahui situasi terkini.
Saat
ini, rasanya kita nyaris tidak bisa hidup tanpa listrik, termasuk pebisnis.
Banyangkanlah sebuah bisnis percetakan. Bagaimana mungkin dokumen bisa dicetak
tanpa mesin, yang notabene juga membutuhkan listrik?Bagaimana perasaan
pelanggan bila harus makan di sebuah restoran tanpa listrik?Tak heran bila
pelaku usaha berteriak-teriak bila listrik padam, meski hanya beberapa jam. Ingat
kerugian yang ditanggung tidak sedikit.
Dengan
infrastruktur yang andal, biaya produksi dan layanan bisa ditekan, dan pada
saat yang sama kualitas bisa didongkrak. Inilah problem yang dihadapi oleh
India dan negara-negara berkembang lainnya, termasuk Indonesia. Di India, buruknya
infrastruktur menjadi kendala utama dalam berbisnis. Kondisi yang tak jauh
berbeda juga terjadi di Indonesia.
Jangan
duga infrastruktur yang andal hanya semata-mata demi kepentingan ekonomi dan
bisnis. Sebagai contoh, ketersediaan air bersih jelas akan meningkatkan
kualitas kesehatan masyarakat. Jalan raya yang mulus dan kereta api yang aman
dan nyaman dalam jumlah memadai membuat mudik lebaran lebih menyenangkan.
Kecelakaan lalu lintas yang banyak merenggut nyawa pemudik dapat diminimalkan. Listrik
yang sering padam menyebabkan pelajar dan mahasiswa tidak dapat belajar dengan
optimal sehingga kecerdasan menurun.
Menyediakan
infrastruktur yang andal sudah menjadi kewajiban asasi pemerintah, yang memang bertugas
melindungi dan menyejahterakan warganya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar